Berita

Hashim Djojohadikusumo/Net

Politik

PILPRES 2019

Hashim Djojohadikusumo: Pak Prabowo, Sandi Dan Saya Susah Dapat Uang

SABTU, 23 MARET 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengaku para pengusaha dan simpatisan di kubu Prabowo-Sandi kesulitan dalam mencari uang.

Hal itu bahkan dialami sendiri, termasuk pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Terus terang saja. Pak Prabowo, saya dan Pak Sandi susah dapat uang. Susah dapat dana karena usaha kami sudah ditekan," kata Hashim saat menjadi pembicara dalam acara pengukuhan pengurus Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Jakarta di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (23/3).


Pihaknya kesulitan mencari uang kampanye karena adanya ancaman dan intimidasi yang mereka terima. Ujung-ujungnya, logistik kampanye pun jadi minim.

"Kenapa susah, karena Pak Prabowo, Sandi dan saya dipersulit dapat uang. Semua teman-teman dan pendukung yang mau kasih sumbangan dipersulit dan diancam semua. Bahwa pengusaha dan orang yang punya uang dan ingin membantu kami diancam," ujar Hashim.

Dengan demikian, menurut adik kandung dari Prabowo Subianto ini, tidak mengherankan jika ada pendukung Prabowo-Sandi juga merasakan hal yang sama. Mereka juga diintimidasi oleh orang tertentu, saat melakukan kegiatan kampanye dan termasuk relawan.

"Itu kaitannya dengan bapak ibu bilang merasa diancam dan ditekan, kok yang lain enggak. Nah itu bukti yang saya rasakan juga bapak ibu rasakan," pungkas Hashim.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya