Berita

Kantor DPP PDIP/RMOL

Politik

PDIP Siap Genjot Elektabilitas Jokowi di Jakarta

JUMAT, 22 MARET 2019 | 22:56 WIB | LAPORAN:

. Survei Litbang Kompas yang menyatakan tingkat elektabilitas Joko Widodo-Maruf Amin di Jakarta kalah jauh dengan Prabowo Subianto-Sandiaga menjadi pemacu partai pendukung untuk menggenjot tingkat keterpilihan petahana.

Hal itu sebagaimana yang dilakukan oleh politisi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto. Calon Anggota DPR RI petahana ini memastikan dirinya akan membuat tingkat elektabilitas Jokowi-Maruf unggul jauh jika dibandingkan dengan lawan mereka.

"Caranya kita akan tingkatkan upaya door to door di Jakarta sesuai arahan Pak Jokowi," katanya kepada wartawan, Jumat (22/3).


Guna merealisasikan hal itu, ia pun menyarankan agar semua kader partai koalisi untuk melakukan hal yang sama. Mereka tak boleh patah arang dengan tetap meningkatkan semangat juang militan.

Dengan begitu, diyakininya Jokowi-Maruf tak hanya akan unggul di DKI Jakarta, tapi juga di Jawa Barat, dan Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Pulau Jawa pada umumnya.

Terlebih, jika diperhatikan dengan seksama, hasil survei Litbang Kompas ternyata berbeda jauh dengan lembaga-lembaga survei lainnya.

"Survei LSI, SMRC kan naik. Kita dari PDIP dan Tim Kampanye Daerah di Jakarta akan terus berjuang," tekan Darmadi yang juga caleg dari Dapil III Jakarta ini.

Perlu diketahui, di survei Kompas, Prabowo-Sandi tercatat menang atas Jokowi-Maruf di DKI Jakarta dengan 47,5 persen berbanding 36,3 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya