Berita

Menpora Imam Nahrawi/Net

Hukum

KPK Kuliti Uang Rp 1,5 Miliar Yang Diduga Mengalir Ke Menpora

JUMAT, 22 MARET 2019 | 18:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami dugaan aliran dana kepada Menpora, Imam Nahrowi sebagaimana telah diuraikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK pada persidangan Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Ending Fuad Hamidi.

"Persidangan kemarin ada salah satu fakta persidangan terkait catatan, ada kode inisial ataupun nilai uang tertentu. Itu yang diverifikasi oleh JPU untuk melihat apa arti catatan tersebut," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK Kuningan Jakarta, Jumat (22/3).

Namun demikian, hal itu perlu ditelusuri lebih lanjut terkait dugaan aliran dana itu.


"Apakah rencananya akan diberikan uang atau realisasinya sudah terjadi, atau apa? Itu kan perlu pendalaman lebih lanjut," kata Febri.

"Jadi, mari kita simak berasama-sama," imbuhnya.

Lebih lanjut, Febri memastikan bahwa apa yang telah diuraikan oleh JPU merupakan fakta yang saat ini masih terus berkembang.

Nantinya KPK akan menindaklanjuti dan memvalidasi uang yang diduga mengalir ke sejmlah pejabat di Kemenpora.

"Yang pasti faktanya sekarang yang jadi pada pokok perkara sudah diuraikan di dakwaan, bahwa nanti ada fakta-fakta lain misalnya ternyata ada fee atau praktik yang sama atau ada hibah-hibah sebelumnya, nanti akan kami cermati memang sepanjang bukti-bukti tersebut terkonfirmasi," demikian Febri.

Dalam sidang sebelumnya, Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Suradi dihadirkan sebagai saksi.

Saat bersaksi, ia mengaku diminta membuat daftar oleh Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy berisi uang bagi para pejabat di Kemenpora dan KONI, termasuk Menpora, Imam Nahrawi sebesar Rp1,5 miliar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya