Berita

Kapuspen Mabes TNI, Mayjen Sisriadi/RMOL

Pertahanan

Moledoko Minta Status KKB Jadi Gerakan Separatis, Ini Kata Mabes TNI

JUMAT, 22 MARET 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyerahkan sepenuhnya keputusan perihal wacana pergantian status Kelompol Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi gerakan separatis kepada pemerintah.

"Jadi status itu kewenangan pemerintah, jadi Mabes TNI hanya melaksanakan apapun statusnya," kata Kapuspen Mabes TNI, Mayjen Sisriadi usai apel kesiapan pemilu TNI-Polri di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (22/3).

Saat ini, sambung Sisriadi, tim gabungan TNI-Polri masih melakukan operasi. Jenderal bintang dua ini menjelaskan, diubahnya status KKB menjadi gerakan separatis hanya berbeda pada penanganan dan teknis operasinya saja.


"Secara taktis dan teknis operasi sama operasi militer. Tapi kalau statusnya berubah, komandonya yang akan berubah. Apapun statusnya saat ini masih sipil, jadi info KKB masih berlaku," pungkas Sisriadi.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) TNI Moeldoko ingin nama KKB Papua dipertegas menjadi kelompok separatis. Menurutnya, pemberian nama KKB membatasi tugas TNI dalam menumpas kelompok separatis di sana. Karena status itu kewenangan TNI di lapangan hanya sebatas membantu personel polisi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya