Berita

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak/RMOL

Politik

BPN: Kurang Dari 200 Hari, Bang Sandi Bisa Selesaikan BPJS

KAMIS, 21 MARET 2019 | 18:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno berjanji akan menyelesaikan masalah BPJS dalam waktu 200 hari kerja jika terpilih di Pilpres 2019.

Hal itu cukup mengundang pertanyaan publik lantaran Sandi belum memiliki pengalaman soal jaminan kesehatan. Meski begitu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyebut hal itu bukan isapan jempol belaka.

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak bahkan berani menjamin jika Sandi mampu menyelesaikan  persoalan BPJS kurang dari 200 hari.


“Dalam 200 hari masalah BPJS itu bisa diselesaikan, tidak ada masalah dan itu bahkan kurang dari 200 hari. Tapi kemudian supaya nggak lebay, beliau gunakan 200 hari,” kata Dahnil di Resto Ajag Ijig, Jakarta, Kamis (21/3).

Dahnil menambahkan, dengan pengalaman Sandi di bidang keuangan, soal defisit BPJS perkara yang mudah. Bidang aktuaria, sambungnya, juga merupakan bidangnya Sandi.

“Sangat memungkinkan, Bang Sandi itu punya kemampuan aktuarian. Bang Sandi itu sangat rigid menghitung-hitung itu,” imbuhnya.

Soal adanya aktuaria asal Hongkong yang disebut Sandi saat debat cawapres beberapa hari lalu, Dahnil meluruskan bahwa yang dimaksudnya ialah aktuaria Indonesia yang bekerja di Hongkong.

“Beliau sebut ada aktuarian dari Hongkong, bukan dari Hongkong-nya tapi ada anak Indonesia yang jadi aktuarian terkenal di sana,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya