Berita

BUMN Goes to Campus/RMOL Jabar

Nusantara

Prodewa Desak Bawaslu Usut Acara BUMN Goes To Campus

KAMIS, 21 MARET 2019 | 10:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemantau pemilu Progressive Democracy Watch (Prodewa) menilai acara BUMN Goes to Campus di Univesitas Siliwangi, Tasikmalaya, Rabu (20/3) kemarin telah dijadikan ajang kampanye bagi pasangan calon 01. Mereka berharap Bawaslu Jawa Barat bersikap tegas dan menjatuhkan sanksi.

Direktur Prodewa, Shabirin Arga menilai, acara yang dihadiri oleh Menteri Negara RisetTeknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), M Nasir dan Menteri BUMN Rini Soemanrno itu menunjukkan begitu rendahnya standar moral dan etika seorang pejabat negara yang tidak bersikap netral dalam pemilu.

Arga mengatakan, Menristekdikti tidak bisa mematuhi komitmen yang dinyatakannya sendiri. Padahal, Oktober 2018 lalu di Kompleks Istana Kepresidenan,  Nasir pernah menegaskan kampus harus bersih dari politisasi dan kampenye Pemilu.


Arga menyatakan, BUMN Goes to Campus itu jelas- jelas melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu berbunyi: Pelaksana, Peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

“Saya berharap kasus ini harus segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu Jabar dan berikan sanksi sebagaimana mestinya,” ujar dia seperti dilansir RMOL Jabar, Kamis (21/3).

Arga mengatakan, harus ada tindakan tegas untuk memberikan efek jera kepada siapapun yang melalukan kampaye di luar aturan. “Kkalau Bawaslu tidak tegas dalam hal ini, maka akan banyak pelanggaran yang terjadi kedepannya," ujar dia.

Ia mengajak semua pihak merawat demokrasi dengan baik dan tidak mencederai panggung pemilu.

“Perlu diingatkan bersama bahwa ini berkaitan juga dengan marwah dan eksitensi Bawaslu sebagai badan pengawas pemilu yang menciptakan pemilu yang bersih dan kondusif," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya