Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Gerindra: Litbang Kompas Sudah Kasih Sinyal, Jokowi Game Over

RABU, 20 MARET 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Litbang Kompas hari ini merilis hasi survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang menempatkan paslon 01 Jokowi-Maruf masih unggul dari paslon 02 Prabowo-Sandi. Yaitu 49,2 persen dan 37,4 persen.

Kendati demikian, angka pada bulan Maret 2019 tersebut terdapat penurunan signifikan paslon 01 sementara paslon 02 cenderung naik dari Oktober 2018. Hal ini pun menjadi sinyal buruk bagi petahana yang angka surveinya di bawa 50 persen.

Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/3), hal itu menjadi tanda berakhirnya Joko Widodo.


"Litbang Kompas sudah berikan sinyal kepada rakyat Indonesia kekalahan Jokowi. Ini sinyal kalah 01 dan Jokowi sudah game over," ujar Andre.

Menurut dia, sudah sepatutnya petahana itu memperoleh angka di atas 50 persen seperti SBY pada tahun 2009.

Bahkan Andre mengklaim dalam survei internalnya, pasangan 02 sudah unggul dengan memperoleh angka 48 persen, sementara 01 memperoleh 46 persen.

"Kami membaca survei Litbang Kompas itu dengan cara kami membaca survei internal kami, jadi ada kesesuaian," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya