Berita

Brigjen Pol Dedi Prasetyo/RMOL

Hukum

Mabes Polri Telusuri Video Polisi Yang Kampanyekan Jokowi

SELASA, 19 MARET 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Markas Besar Polri melalui Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, merespons sebuah video viral di medsos yang isinya anggota Polri diduga tengah mengkampanyekan Capres petahana, Joko Widodo.

“Akan melakukan pengecekan terhadap video tersebut termasuk akun yang menyebarkan video maupun foto. Akan didalami,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (19/3).

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami secara komperhensif video itu dengan mengetahui lokasi, tanggal serta dalam rangka kegiatan apa anggota Polisi tersebut diduga mengkampanyekan Jokowi.


“Jadi belum tentu narasi-narasi yang dibuat oleh akun yang memviralkan sesuai dengan kegiatan yang dilakukan. Belum tentu suara juga demikian, suara dalam video itu tentunya akan didalami juga. Jadi semuanya kalau di media sosial harus betul-betul didalami secara komperhensif,” terang Dedi.

“Yang jelas Polri dalam kontestasi pemilu ini adalah netral. Netralitas harga mati,” tambah Dedi menekankan.

Sebelumnya sebuah video viral di sosial media Twitter memperlihatkan tiga anggota polisi, salah satu dari mereka melalui pengeras suara mengarahkan para ibu-ibu untuk mengucapkan terima kasih kepada Jokowi karena telah memberikan bantuan sosial.

“Kami Masyarakat ...(suara tidak jelas), mengucapkan terima kasih kepada bapak Joko Widodo, yang telah memberikan bantuan sosial. Jokowi, yes, yes, yes,” kata salah seorang polisi melalui pengeras suara diikuti oleh peserta.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya