Berita

Boeing/Net

Dunia

Pernyataan Pabrikan Boeing Atas Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines ET-302 dan Lion Air JT-610

SELASA, 19 MARET 2019 | 13:17 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

RMOL. Pihak pabrikan pesawat Boeing turut berduka dan menyampaikan simpati terdalam atas kecelakaan maskapai Ethiopian Airlines ET-302 dan Lion Air JT-610 yang menggunakan pesawat milik mereka.

Chairman, Presiden dan CEO Boeing, Dennis Muilenburg menyatakan, timnya senantiasa memegang komitmen dan sangat memahami bahwa keselamatan penerbangan adalah landasan utama Boeing.

"Keberlangsungan hidup kami bergantung pada apa yang kami kerjakan, dan tim kami
menerima tanggung jawab tersebut dengan kesungguhan komitmen di setiap harinya. Tujuan kami di Boeing adalah untuk menyatukan keluarga, teman, dan orang-orang tercinta dalam kebersamaan di dalam pesawat komersial kami dengan selamat," kata Dennis dalam pernyataan persnya yang diterima redaksi, Selasa (19/3).

menerima tanggung jawab tersebut dengan kesungguhan komitmen di setiap harinya. Tujuan kami di Boeing adalah untuk menyatukan keluarga, teman, dan orang-orang tercinta dalam kebersamaan di dalam pesawat komersial kami dengan selamat," kata Dennis dalam pernyataan persnya yang diterima redaksi, Selasa (19/3).

Dia mengatakan, kecelakaan tragis yang menimpa maskapai penerbangan Ethiopian Airlines ET-302 dan Lion Air JT-610 sangat membuat dunia terpukul dan membuat masyarakat serta negara-negara bersatu dalam kesedihan bagi mereka yang sedang berduka.
 
Menurutnya, memastikan perjalanan yang aman dan terpercaya di dalam pesawat kami adalah prinsip dan komitmen tertinggi Boeing yang terus-menerus dilakukan oleh setiap orang. Fokus utama terhadap keselamatan ini meliputi serta menyatukan seluruh industri pesawat global Boeing dan masyarakat.

"Kami bersatu bersama para pelanggan, lembaga regulator internasional dan otoritas pemerintahan dalam upaya mendukung penyelidikan terkini, mempelajari fakta-fakta yang terjadi, dan membantu mencegah terjadinya tragedi di masa depan. Berdasarkan fakta-fakta yang didapat dari kecelakaan Lion Air JT-610 dan perkembangan data terbaru dari kecelakaan Ethiopian Airlines ET-302, kami mengambil tindakan-tindakan untuk menjamin penuh keamanan pesawat 737 MAX," katanya.

Dennis menambahkan, saat ini pihaknya sudah mengalami kemajuan yang menyeluruh dan cepat dalam upaya mempelajari lebih jauh mengenai kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines dan mendalami informasi yang didapat dari rekaman data pembicaraan dan penerbangan.

Masih menurut Dennis, tim Boeing sudah berada di lapangan bersama para penyelidik untuk mendukung investigasi dan memberikan keahlian teknis. Biro Investigasi Kecelakaan Etiopia akan menentukan bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk mengumumkan informasi tambahan yang lebih rinci.

"Ini merupakan komitmen yang terus-menerus dilakukan untuk membuat pesawat udara yang sudah aman menjadi lebih aman lagi. Kami akan segera merilis pembaruan perangkat lunak dan pelatihan pilot untuk pesawat 737 MAX untuk menjawab kekhawatiran dan masalah-masalah yang ditemukan pasca kecelakaan Lion Air JT-610. Kami sudah bekerja sama penuh dengan Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat, Kementerian Perhubungan dan Dewan Nasional Keselamatan Transportasi dalam semua isu sehubungan dengan kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines sejak terjadinya kecelakaan pesawat Lion Air pada Oktober tahun lalu," demikian pernyataan Boeing.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya