Berita

Ahmad Taufan Damanik/Net

Politik

Pendidikan Bukan Tanggung Jawab Swasta, Peran Negara Pelan-Pelan Hilang

SENIN, 18 MARET 2019 | 16:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Sejak Republik Indonesia didirikan oleh founding fathers, tercetus bahwa tanggung jawab negara atau pemerintah ialah mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun kini lambat laun peran itu kian tergeser ke swasta.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik saat menyoroti debat cawapres Minggu malam bertema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya.

“Sekarang semua itu pelan-pelan menghilang, harusnya jadi tanggung jawab negara. Sekarang malah jadi tanggung jawab pihak swasta,” ungkap Taufan di kantornya, Jakarta, Senin (18/3).


Menurut esensi HAM, hal itu sudah dipikirkan oleh para pendiri bangsa. Sehingga masalah pendidikan sebagai salah satu hak dasar warga negara harus menjadi tanggung jawab negara.

“Soal pendidikan, negara kita didirikan konstruksinya sudah hak asasi manusia. Karena mencerdaskan kehidupan bangsa itu adalah tanggung jawab negara. Itu bagusnya. Itu sudah dipikirkan,” imbuhnya.

Namun seiring berjalannya waktu, perlahan-lahan tanggung jawab itu tergerus oleh kepentingan pasar.

“Mekanisme pasar kan tergantung siapa yang kuat dan punya kemampuan, ya dia yang mendapatkan kesempatan pendidikan dan kualitas lebih baik. Harusnya kan enggak begitu,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya