Berita

Maruf dan Sandi/Net

Politik

Aneh, Hasil Kongres Kebudayaan Tidak Dijadikan Acuan Debat Cawapres

SENIN, 18 MARET 2019 | 15:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pada debat cawapres tadi malam antara Maruf Amin dan Sandiaga Uno belum sepenuhnya menjawab permasalahan pembangunan kebudayaan di Indonesia.

"Kebudayaan itu apa yang mau dikembangkan dari kebudayaan itu? Kebudayaan mau bagaimana kita ke depan di Indonesia ini? Kalau mau dikatakan kebudayaan itu hanya sekadar untuk objek wisata itu bukan pengembangan kebudayaan," ujar Komisioner Komnas HAM, Amiruddin di kantornya, Jakarta, Senin (18/3).

Menurut dia beberapa bulan lalu ada Kongres Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud sehingga sudah sepatutnya pembangunan kebudayaan Indonesia mengacu dari adil kongres tersebut.


"Kenapa bukan hasil kongres itu yang dijadikan acuan pembangunan kebudayaan ke depan? Buat saya mengherankan dua cawapres tidak mengetahui itu," tegasnya.

Memang dalam pembahasan soal kebudayaan tadi malam, kedua cawapres terlihat seakan terjebak dengan permasalahan kaitan kebudayaan dengan pariwisata dan pembangunan ekonomi kreatif.

Sehingga jika dilihat dari makna kebudayaan sebagai buah fikir manusia yang berkaitan dengan cipta, rasa dan karsa sangat jauh.

"Dalam budaya terutama soal pendidikan untuk kebudayaan, saya memang melihat dari debat semalam itu tidak terkatakan dengan baik," pungkas Amiruddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya