Berita

Fajrun Najah Ahmad (kiri)/RMOL Lampung

Nusantara

Kasus Utang Piutang, Sekretaris DPP Demokrat Lampung Dipolisikan Pengusaha

SENIN, 18 MARET 2019 | 11:55 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Namuri Yasir, seorang pengusaha di Lampung mengadukan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad ke polisi atas tuduhan melakukan penipuan miliaran rupiah.

Kasus dugaan penipuan tersebut dilaporkan Namuri ke Polresta Bandarlampung dan tercatat dengan nomor laporan LP/B/4979/XII/LPG/Restabalam pada tanggal 17 Desember 2018.

Seperti penuturan Namuri kepada RMOL Lampung, Minggu (17/3), kasus ini bermula ketika Fajrun datang kepadanya untuk meminjam uang sebesar Rp5 miliar pada bulan Maret 2017.


Kala itu, Fajrun beralasan membutuhkan uang untuk kegiatan partainya guna persiapan menjelang Pilgub Lampung 2018 dimana, Ketua DPD Demokrat Lampung, M. Ridho Ficardo kembali mencalonkan diri jadi Gubernur.

Merasa sudah mengenal Fajrun dan meyakini bahwa ia adalah orang kepercayaan Gubernur M. Ridho Ficardo untuk mengendalikan partainya, Namuri pun berupaya mencarikan uang pinjaman.  Apalagi, katanya, Fajrun meyakinkannya bahwa Gubernur M. Ridho Ficardo sebagai jaminannya.

Namuri mengatakan, karena ia tidak memiliki uang sebanyak itu, ia memberikan pinjaman Rp1,5 miliar.

Fajrun lalu minta pinjaman itu dicukupkan menjadi Rp3 miliar. Namuri kemudian berusaha mencarikannya, namun ia hanya berhasil mendapat Rp1,250 juta sehingga total uang yang dipinjamkan kepada Fajrun sebesar Rp2.250 juta.

Dikatakan Namuri, pinjaman itu dijanjikan Fajrun akan dikembalikan dalam tempo waktu dua bulan. Namun, saat pinjaman itu jatuh tempo, Fajrun malah sulit dihubungi. Bahkan, setelah berjalan hampir dua tahun hingga kini, belum juga ada penyelesaian  dari yang bersangkutan.

“Sepertinya tak ada itikad baik,” katanya.
Karena tidak kunjung mendapat kepastian soal hutang piutang itu, Namuri pun memutuskan untuk mengadukan Fahrun ke polisi.

Hingga berita ini diturunkan, RMOL Lampung belum mendapatkan tanggapan dari Fajrun Najah Ahmad terkait persoalan yang menyeret namanya tersebut. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya