Berita

Evakuasi korban teror Cheistchruch/Net

Dunia

Teror Christchurch Sengaja Dibuat Viral Demi Sebar Kebencian?

SABTU, 16 MARET 2019 | 17:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Teror keji yang terjadi di dua masjid di Christchruch Selandia Baru pada waktu salat Jumat kemarin (Jumat, 15/3) bisa jadi sudah dirancang sejak awal untuk viral mendapatkan perhatian dan menyedot partisipasi di sosial media sebanyak mungkin.
 
Hal itu dilakukan demi memastikan banyak orang mendengar dan melihat tentang kabar penyerangan keji, kematian dan kebencian yang dibalut dalam aksi teror. Tujuannya adalah untuk menyebarkan kebencian.
 
Bukan tanpa alasan, salah seorang teroris yang diduga berasal dari Australia, bahkan sengaja merekam dan menyiarkan aksinya secara langsung melalui Facebook. Rekaman itu dengan cepat menyebar dan dibagikan di platform sosial media lainnya seperti YouTube, Twitter dan Instagram.
 

 
Meski video asli teror tersebut dihapus oleh Facebook, namun salinannya telah terlanjur menyebar dengan cepat.
 
Alasan lainnya adalah ulah pelaku yang sengaja mengunggah manifesto untuk menjelaskan rencana penyerangan itu serta alasan di baliknya.
 
"Baik video maupun manifesto dirancang untuk memaksimalkan perhatian," begitu bunyi kabar yang dimuat The Verge.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya