Berita

Juru Bicara Kemlu Aramanatha Christiawan Nasir/Net

Pertahanan

WNI Korban Teroris di Selandia Baru Belum Lama Tinggal di Christchurch

SABTU, 16 MARET 2019 | 15:32 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menjelaskan, ayah dan anak asal Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkena serangan tembakan sadis di Masjid Al Noor, Christchurch Selandia Baru, belum lama tinggal di Christchurch.

Hal tersebur disampaikan Juru Bicara Kemlu Aramanatha Christiawan Nasir, Kemlu, Jakarta, Jumat (15/3).

"Keluarga ini memang belum lama pindah ke Christchurch. Kita belum mengetahui secara detail, informasi ini baru saja kita terima beberapa menit lalu dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Selandia Baru," ungkap pria yang akrab disapa Tata ini.


Lanjut Tata, saat ini ayah dan putranya sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Christchurch Public, pihaknya pun berharap agar kedua WNI tersebut dapat segera pulih.

"Ayahnya saat ini berada di ICU, anaknya dirawat di RS tapi di ruang biasa, kita sangat prihatin dengan situasi saat ini di keluarga mereka. Kita mendoakan agar ayah dan anaknya segera pulih," ungkapnya.

Untuk memantau perkembangan lebih lanjut, Tata menjelaskan KBRI di Wellington telah mengirimkan tim, dan masih berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat.

"Dan mengecek RS di sana apakah ada korban lain dari WNI yang jadi korban dari penembakan tersebut. Kita mengharapkan tidak ada lagi, dan doa kita turut menyertai agar segera ayah dan anak ini segera pulih," tandasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya