Berita

Cuplikan video saat teroris masuk ke masjid Al Noor Christchurch/Repro

Dunia

Ketika Sapa Hangat "Hello, Brother!" Dibalas Tiga Peluru

SABTU, 16 MARET 2019 | 15:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang jemaah salat Jumat di Masjid Al Noor Christchurch Selandia Baru sempat menyapa teroris yang melakukan aksi keji penembakan di dalam masjid.
 
Dalam rekaman video yang sengaja diambil pelaku dan sempat disiarkan secara langsung di Facebook, jemaah itu mengatakan "Hello, Brother!" ketika teroris itu datang.
 
Sapaan itu menjadi kata-kata terakhir pria yang belum diketahui identitasnya itu sebelum teroris asal Australia membalasnya dengan tiga peluru yang ditembakkan melalui senapannya.
 

 
Pelaku yang belum dirilis nama aslinya itu kemudian tidak pandang bulu menembak orang-orang di dalam masjid.
 
Video itu sendiri telah dihapus oleh Facebook, namun salinannya telah beredar luas. Hal itu menarik simpati banyak pengguna sosial media.
 
"Hello Brother! Adalah kata-kata terakhir dari korban Selandia Baru pertama. Ketika dia menghadapi senapan, kata-kata terakhirnya adalah kata-kata damai cinta tanpa syarat," kata seorang pengguna Twitter.
 
"Hello Brother! Sepatah kata keluar dari jiwa murni yang dipenuhi dengan keyakinan damai." kata pengguna Twitter lainnya.
 
"'Hello Brother! Dikatakan kepada seorang pembunuh dengan senapan yang menunjuk ke salam ini," kata pengguna Twitter lainnya.
 
"Hello Brother! dan jawabannya adalah tiga peluru- Bi-ayyi thanbin qutilat (Untuk kejahatan apa. Dia terbunuh) [Quran: 81, v9]," kata pengguna lain, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya