Berita

Diskusi Parameter/RMOL

Politik

Revolusi Mental Tidak Berdampak, Prabowo-Sandi Punya Solusi

JUMAT, 15 MARET 2019 | 20:22 WIB | LAPORAN:

Debat Pilpres 2019 putaran ketiga pada 17 Maret nanti mengambil tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Perwakilan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi TB Ardi Junardi mengkritik wacana revolusi mental yang digulirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014 lalu. Menurutnya, gagasan itu tidak lagi relevan dan justru tidak banyak dirasakan manfaatnya.

Padahal revolusi mental yang diusung ketika itu dimaksud mengubah budaya dan karakter bangsa, terlebih politisi dalam melayani masyarakat.


"Di 2014 kita pernah menemukan narasi baru yakni revolusi mental yang saya tidak ngerti itu apa. Dengan habiskan Rp 100 miliar impact-nya apa. Ini kita bicara soal budaya, budaya lebih ke karakter," tutur Ardi dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Jumat (15/3).

Menurutnya, jika revolusi mental benar terjadi dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia maka pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak maju ikut Pilpres 2019.

Akan tetapi dalam kenyataannya belum ada dampak langsung dan merata dari pembangunan narasi tersebut.

"Kalau ini bagus saya yakin Pak Prabowo tidak maju tapi banyak persoalan negara yang tidak on the track. Di sini Prabowo-Sandi punya rumus untuk itu," beber Ardi.

Sementara itu, Ardi yakin dalam persiapan debat ketiga semakin membuat masyarakat tahu pilihan yang tepat saat pemungutan suara 17 April mendatang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya