Berita

Penjagaan di Kedubes Selandia Baru/RMOL

Dunia

Tidak Ada Penjagaan Khusus Di Kedubes Selandia Baru

JUMAT, 15 MARET 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN:

Tidak ada penjagaan khusus di Kedutaan Besar Selandia Baru pasca aksi teror penembakan terjadi di Masjid Al Noor, Christchurch, Jumat (15/3) siang.

Kantor Kedubes Selandia Baru yang berada di Gedung Sentral Senayan 1, lantai 10, Tanahabang, bahkan hanya dijaga oleh dua orang seperti biasanya. Mereka adalah Hasan dan Widia yang berjaga tepat di depan pintu Kedubes yang terbuat dari kaca.

Berdasarkan Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, tidak ada awak media juga masyarakat yang datang ke tempat ini.


Hasan dan Widia juga mengaku tidak mendapat arahan khusus untuk memperketat penjagaan. Sekalipun mereka sudah tahu ada aksi teror yang telah menewaskan 40 orang di tempat ibadah.

“Penjagaan seperti biasa saja, karena memang nggak ada arahan khusus penjagaan pasca kejadian,” kata Hasan.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Naomi Kyriacopoulos juga belum membalas pesan permintaan wawancara dari Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya