Berita

Pertahanan

Panglima TNI: Tanpa Bimbingan Ulama, Umat Kehilangan Arah

JUMAT, 15 MARET 2019 | 01:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ulama, santri dan pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting di tengah kian kompleksnya tantangan yang dihadapi umat.

"Tanpa bimbingan yang baik dari para ulama, tanpa adanya santri yang menjadi contoh, umat Islam dapat kehilangan arah, atau bahkan hanya menjadi buih di lautan," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Pondok Pesantren Nurul Yaqin di Padang Bungo Gadur, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (14/3).

Di hadapan sekitar 500 jamaah yang hadir, Panglima TNI juga menyatakan pesantren berperan dalam menyiapkan umat yang bersatu membangun bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan, memerangi kemiskinan dan kebodohan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman untuk hidup berdampingan dengan seluruh komponen bangsa lainnya.


Menurut dia, kemajuan yang ada saat ini harus disikapi dengan baik oleh umat Islam dengan cara membangun umat yang berkualitas. Menurutnya, umat yang berkualitas adalah umat yang mengamalkan Islam secara kaffah sekaligus membina diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan.

"Umat Islam yang berpengetahuan akan menjadi umat yang sejahtera dan unggul," ucapnya.

Di sisi lain, Hadi mengatakan bahwa negeri Indonesia merupakan sebuah Negara yang sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah dan berbagai budaya yang indah, seperti tari-tarian, bahasa daerah, tradisi pernikahan, menyambut kelahiran anak, sampai dengan upacara pemakaman juga sangat beragam.

"Melihat keberagaman itu semua, wujud syukur yang paling utama adalah menggunakan seluruh nikmat itu dengan sebaik-baiknya. Hanya dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh dapat mewujudkan menjadi bangsa yang besar dan dengan pendidikan yang maju pula, dapat menjadikan bangsa yang terkemuka dan maju," tuturnya.

Tampak Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mendampingi Panglima TNI dalam kunjungan tersebut. Turut hadir Ketua Umum Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Khalifah Imran, Pengasuh dan Ketua Yayasan Ponpes Nurul Yaqin, KH. Buya Bagindo M. LeterAli, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar Irjen Fahrizal, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, Waasops Panglima TNI Marsma TNI M. Khairil Lubis, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Waasrena Kasau Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya