Berita

Masinton Pasaribu/RMOL

Politik

Masinton: PSI Enggak Dianggap Di Koalisi, Cuma Cheerleaders

KAMIS, 14 MARET 2019 | 20:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Para politikus PDI Perjuangan tidak terima dengan sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang seakan mengajari partainya tentang toleransi dan pluralisme.

Dalam pidatonya di Kota Medan, Senin (11/3), Ketua Umum PSI, Grace Natalie, mengkritik sikap PDI Perjuangan juga Golkar yang terlibat aktif dalam pengesahan 443 Perda Syariah di Indonesia.

Grace juga menyindir partai-partai nasionalis yang mendiskriminasi kaum minoritas di Indonesia. Grace berani mengklaim, hanya PSI yang berani mengecam dan bersikap atas deretan kasus diskriminasi minoritas yang terjadi di Indonesia.


Satu di antara politikus PDIP yang berang atas tuduhan Grace itu adalah Masinton Pasaribu. Anggota Komisi III DPR RI itu meminta PSI sebagai partai baru tidak mengajari PDIP tentang hal-hal yang ideologis.

“Kami sudah diuji waktu dan sejarah soal ideologi. Jadi odong-odong jangan ajari truk juggernaut berlari,” ucap Masinton Pasaribu saat diwawancara Kantor Berita Politik RMOL, di Resto Ajag Ijig, Jakarta, Kamis (14/3).

Menurut Masinton, partainya sudah melewati berbagai macam badai sejarah dalam mempertahankan ideologi Pancasila. Karena itu, PSI tidak usah menggurui PDIP.

“Kalau untuk keberpihakan secara ideologi, dia (PSI) enggak ada apa-apanya kalau dalam konteks memperjuangkan nasionalisme, memperjuangkan pluralisme, dan kebhinekaan,” tegasnya.

Masinton mengaku, awalnya enggan mengomentari pidato Grace. Namun, ia memutuskan angkat bicara demi menjaga marwah partainya yang sudah disinggung oleh partai baru.

"Mengomentari yang odong-odong begini menurut saya sih enggak pas juga. Jadi, ya namanya juga (PSI) lagi mencari sensasi,” tambah Masinton.

Ia pun yakin, sikap PSI terhadap sesama anggota koalisi pendukung Jokowi-Maruf Amin itu tak akan mempengaruhi soliditas tim. Bahkan dia menganggap PSI tak lebih dari pelengkap.

“Enggak pernah kami anggap. Jadi, enggak ganggu apa-apa. Ya, cheerleaders (penggembira) saja,” ucap Masinton dengan enteng.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya