Berita

Airlangga Hartarto diwawancara di DPP Golkar/RMOL

Politik

Tanggapi Grace Natalie, Ketum Golkar: Kami Enggak Cari Popularitas

KAMIS, 14 MARET 2019 | 18:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, ikut mengomentari kritik pedas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, terhadap partai-partai "nasionalis gadungan".

Airlangga mengatakan, sebagai partai nasionalis dan pendukung utama Jokowi-Maruf Amin, Golkar fokus untuk memenangkan pasangan calon nomor 01 itu.

“Kami konsentrasi untuk 01, sehingga yang jadi program adalah program kerja 01. Di luar program 01 itu, agenda masing masing. Kami sebagai partai pendukung utama, tidak terganggu (kritik Grace),” kata Airlangga di sela diskusi Balitbang Golkar menjelang Debat Cawapres, di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/3).


Sambungnya, Partai Golkar selalu mengutamakan kepentingan nasional dan rakyat dalam mengangkat isu atau mengemukakan opini. Sikap tersebut terlihat juga dari semboyan “Suara Golkar Suara Rakyat”.

"Jadi opini yang kami ambil adalah opini masyarakat, jadi tidak memaksakan opini mencari popularitas,” sindir Airlangga.

Dalam pidatonya di Kota Medan, Senin (11/3), Grace mengkritik sikap Partai Golkar dan PDI Perjuangan yang terlibat aktif dalam pengesahan 443 Perda Syariah di Indonesia. Kritik Grace berdasar hasil penelitian yang ditulis Michael Buehler, Guru Besar Ilmu Politik Nothern Illinois University.

Grace juga menyindir partai-partai nasionalis yang mendiskriminasi kaum minoritas di Indonesia. Grace berani mengklaim, hanya PSI yang berani mengecam dan bersikap atas deretan kasus diskriminasi minoritas yang terjadi di Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya