Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Hasil Survei 1 Persen, Ketum PAN: Nanti Dibuktikan

KAMIS, 14 MARET 2019 | 12:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menilai jelang Pemilu 2019, ramai bermunculan hasil survei abal-abal dari sejumlah lembaga survei.

"Kita lihat di abal-abal apa tidak gitu ya. Ya mudah-mudahan kembali ke jalan yang benarlah mereka,” kata Zulhas biasa disapa saat ditemui di gedung MPR, Jakarta, Kamis (14/3).

Zulkifli menyoroti hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei menempatkan elektabilitas PAN, hanya berkutat 1 persen. Padahal, kata Zulkifli, PAN punya 74 daerah pemilihan (dapil) dengan sebaran kader mencapai jutaan orang di seluruh Indonesia.


"Ya kan ada tuh yang suka tiap hari mengumumkan PAN 1 persen, Demokrat 1 persen, PKS 1 persen, nanti dibuktikan,” tegasnya.

Zulkifli berharap masyarakat tidak termakan hasil survei yang abal-abal itu.

Mantan Menteri Kehutanan ini mengingatkan, hingga saat ini masih banyak pemilih mengambang alias swing voters. Malah ia perkirakan jumlahnya bisa mencapai 50 persen.

“Artinya yang sudah mantap surveinya itu Pak Jokowi 30 persen, Pak Prabowo 21 persen. Itu mantap nggak bisa berubah lagi, tapi yang masih bisa berubah kan separuh. Itu ya semua bisa terjadi nanti,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya