Berita

Faisal Basri/Net

Politik

Bangun Jalan Pakai Karet Jangan Sebatas Kepentingan Pilpres

SELASA, 12 MARET 2019 | 19:31 WIB | LAPORAN:

Kebijakan pemerintah membangun jalan dengan menggunakan karet sebagai campuran aspal dikritik ekonom senior Faisal Basri. Kritik dilayangkan karena pemerintah belum melakukan kajian komprehensif atas kebijakan tersebut.

Faisal bahkan menyebut kebijakan Jokowi sebatas untuk menarik hati rakyat jelang hari pencoblosan Pilpres 2019. Sebab, kini harga karet dalam negeri tengah anjlok.

"Ini belum ada kajian. Belum ada apa, pokoknya dibeli dulu, aspal, supaya rakyatnya milih Pak Jokowi gitu. Aduh, jangan deh," katanya dalam diskusi bertajuk ‘Anomali Proyek Infrastruktur Pemeritah’ di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/3).


Dia mencontohkan Singapura yang selaku melakukan kajian mendalam sebelum mengambil sebuah kebijakan strategis.

Mengenai kebijakan karet sebagai bahan campuran aspal, Faisal menduga itu dibuat Jokowi agar karet yang tak laku dijual ke luar negeri bisa habis terjual.

"Dan saya nggak membayangkan betapa mahalnya itu jalan kalau pakai karet. Karena karet itu netes. Relatif mahal per kilometernya. Tapi kalau tujuannya masa bodo amat yang penting karet (dibeli) ya repot," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya