Berita

Wahiduddin Adams dan Aswanto/Net

Politik

HAKIM MK

Wahiduddin Adams Dan Aswanto Dipilih Lagi Karena Punya Reputasi Baik

SELASA, 12 MARET 2019 | 18:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Wahiduddin Adams dan Aswanto, dua calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) petahana dipilih kembali oleh Komisi III DPR secara mufakat melalui mekanisme rapat pleno.

Keduanya usai menjalankan uji kelayakan dan kepatutan bersama calon Hakim MK lainnya pada bulan Februari lalu.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Nasir Jamil melihat bahwa setiap calon hakim memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Namun, keputusan Komisi III DPR memilih calon petahana tersebut sudah sesuai dengan masukan yang diberikan tim ahli.

"Ya tentu sebagai petahana beliau punya reputasinya tidak begitu jelek ya, reputasinya kemudian kinerjanya selama menjadi hakim MK tidak buruk, tidak ada catatan yang membuat masyarakat tidak respek," ucap Nasir di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (12/3).

Rekam jejak yang baik itu yang menjadi pertimbangan utama Komisi III DPR memilih dua calon petahana tersebut. Kemampuan yang mumpuni telah diperlihatkan oleh calon terpilih saat menjalani fit and proper test.

"Komisi III juga tidak berani 'bunuh diri' kalau kemudian pilih petahana yang jejak rekamnya atau kinerjanya diragukan," pungkas Nasir.

Untuk diketahui, fit and proper test calon hakim MK telah berlangsung sejak Februari lalu.

Ke-11 nama yang mengikuti fit and proper test: Hestu Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciada Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M. Galang Asmara, Wahiduddin Adams, Refly Harun, Aswanto, Ichsan Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta dan Sugianto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya