Abdul Rivai Ras/Repro
Abdul Rivai Ras/Repro
"Saya sebut dengan istilah marbot (doja) politik dan politik mie instan," kata dia di acara BRC Table Talk seri ketiga dengan tema "Budaya Politik dan Wisata Demokrasi".
Marbot politik dan politik mie instan dikatakan dia, banyak menghiasai demokrasi Indonesia sekarang ini. Marbot politik dijelaskannya, adalah jenjang kaderisasi di partai politik. Politisi hasil pengkaderan tipe ini berkarir di partai memulai dari bawah seperti menjadi staf, kepala sekretariat, sekretaris hingga menjadi ketua partai.
"Politisi dengan karakter seperti ini loyal terhadap partai namun kurang memahami konteks kepemimpinan secara utuh. Misalnya pengambilan kebijakan dan pembuatan sebuah produk-produk hukum," ucap Bro Rivai, sapaan akrab Abdul Rivai Ras, saat memandu acara yang menghadirkan Guru Besar Bidang Politik IPDN Prof. Nurliah Nurdin dan Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unhas Dr. Hasrullah sebagai pembicara itu.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
Kamis, 24 September 2026 | 20:07
UPDATE
Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43
Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15
Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43
Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20
Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18
Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33
Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06
Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42
Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31
Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03