Berita

Trump/Net

Dunia

Jenderal Rusia: Dua Tahun Berkuasa, Trump Serupa Hitler

SENIN, 11 MARET 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua tahun masa kepresidenan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat, telah membawa situasi internasional kembali ke tahun 1935 ketika Hitler berkuasa. Begitu kata Jenderal Rusia bintang tiga, Vladimir Shamanov.
 
Berbicara pada briefing untuk atase militer asing, Shamanov ingat bahwa Hitler telah mulai mempersiapkan Jerman untuk perang hanya dua tahun setelah berkuasa.
 
"Trump telah berada di pucuk pimpinan selama dua tahun, dan kami melihat paralelnya," katanya, seperti dimuat Russia Today.
 

 
Shamanov yang juga adalah ketua Komite Pertahanan Majelis Rendah, memperingatkan negara-negara non-nuklir bahwa partisipasi dalam latihan nuklir yang dipimpin Amerika Serikat dapat menjadikan mereka sasaran serangan balasan oleh Rusia jika terjadi konflik.
 
"Bersamaan dengan senjata reguler, orang Amerika bisa menyediakan Anda dengan senjata nuklir," jelasnya.
 
"Kami harus memperhitungkannya dan Anda bisa menjadi target serangan prioritas kami, Anda harus menyadarinya." tambahnya.
 
Beiefing untuk atase militer asing itu dihadiri oleh Atase militer dari 90 negara. Mereka berkumpul di majelis rendah parlemen Rusia.
 
Namun, Shamanov menekankan bahwa delegasi Amerika Serikat tidak menanggapi undangan untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun untuk menghadiri acara tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya