Berita

Wakil Ketua DPD, Ahmad Muqowam (kanan)/RMOL

Politik

Ahmad Muqowam: Etika Politik Alami Guncangan Hebat

SENIN, 11 MARET 2019 | 16:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Etika politik dalam berdemokrasi saat ini mengalami guncangan hebat. Baik politisi maupun masyarakat, keduanya sudah berada pada krisis etika yang tinggi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPD, Ahmad Muqowam saat diskusi publik di Ruang Pressrom, DPR, Jakarta, Senin (11/3).

"Sampai hari ini kalau mau bicara jujur, yang namanya komunikasi, saya enggak pernah lakukan. Menurut saya Komunikasi itu adalah "teko', muni' dan kasih" maka kalau enggak ngasih maka enggak akan dipilih, jadi psikologi politik kita saya rasa begitu," kata Muqowam.


Dalam bahasa Jawa, teko' berarti datang, muni' berarti bunyi atau berbicara, kasih' berarti memberi (uang). Menurut Muqowam cara itu yang paling relevan saat ini.

"Pengalaman yang ada di lapangan sekarang ini, saya buka rumusan UUD, Pancasila, agama, tata susila, adat tidak ada lagi etika politik itu," terangnya.

Menurut mantan politisi PPP ini, kondisi money politic sudah sangat mengakar di tengah masyarakat. Dia pesimis hal itu mampu diberantas saat ini.

"Padalah yang namanya etika politik itu baik caleg, partai, capres, wartawan dan masyarakat serta semuanya harus beretika maka kalau semua beretika maka dunia ini damai," pungkas Muqowam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya