Berita

Mendes Eko Putro Sandjojo/Net

Program Dana Desa Sukes Karena Pengawasan Dan Pendampingan

JUMAT, 08 MARET 2019 | 10:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Suksesnya program dana desa tidak terlepas dari pengawasan dan pendampingan terhadap pengelolaan dana desa.

Demikian disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo saat memberikan kuliah umum di depan para mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang pada Kamis (7/3) kemarin.

Menurut Eko, dengan pengawasan dan pendampingan, penyerapan dana desa setiap tahunnya selalu meningkat. Dari 82 persen pada 2015 menjadi 99 lebih pada 2019. Bukan itu saja, dari dana desa juga telah membuat sejarah baru dengan adanya pembangun infrastruktur didesa dengan masiv.


"Total keseluruhan panjang jalan yang dibangun melalui program dana desa yakni 197.600 kilometer. Itu juga masih ada yang nyinyir dan memandang sebelah mata program dana desa ini. Bukan hanya infrastruktur dan penyerapan, program dana desa menjadi salah satu faktor menurunnya angka kemiskinan dan menurunnya angka stunting atau kekurangan gizi yang menyebabkan lambatnya perkembangan anak," katanya.

Lebih lanjut, eko menambahkan terkait dengan sukses pembangunan desa yang tidak terlepas dari pengawasan dana desa yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

"Pengawasan selama 4 tahun terakhir ini telah begitu sempurna. Apalagi, kita juga melibatkan kepolisian, kajaksaan, KPK, dan juga Satgas Dana Desa. Ditambah lagi dengan partisipasi masyarakat sehingga pembangunan desa semakin terus berjalan dengan sempurna," katanya.

Eko berharap mahasiswa seluruh Indonesia pada umumnya dan mahasiswa UNIRA pada khususnya dapat memberikan sumbangsihnya untuk membangun desa supaya menjadi lebih maju lagi.

Dalam kesempatan Kuliah umum di Unira Malang  ini, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo  juga didampingi oleh Rektor Unira Dr Hasan Abadi MAp serta Kepala DPMP Kabupaten Malang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya