Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dahnil: Aneh, Kok JS Prabowo Dituduh Jadi Pelapor Robet?

JUMAT, 08 MARET 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak merasa aneh dengan tudingan Koalisi Masyrakat Sipil atas kasus yang menimpa aktivis 1998, Robertus Robet.

Dalam jumpa pers kemarin, Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Bivitri Susanti menguraikan bahwa penangkapan dosen sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) didasarkan pada delik aduan. Dia menyebut nama Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (purn) Johannes Suryo Prabowo.

Tudingan Bivitri itu dirasa aneh oleh Dahnil. Apalagi, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo sudah meluruskan bahwa tidak ada pelapor dalam kasus ini, melainkan laporan polisi model A.


“Mbak Bivitri kok menyebut yang melapor Pak JS Prabowo?” tanya Dahnil dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (7/3).

Mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menegaskan bahwa dirinya sepakat dengan pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil bahwa penggunaan pasal karet di UU ITE harus dilawan. Dia juga sepakat Robet tidak bermaksud mengina siapa-siapa saat orasi di Aksi Kamisan pekan lalu.

“Namun saya jadi aneh ketika Bivitri Susanti menyebut yang melaporkan adalah JS Prabowo, dia dapat informasi darimana dan bermaksud apa?” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya