Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

KKSB Juga Tembaki Heli Yang Mengevakuasi Tiga Korban Prajurit TNI

JUMAT, 08 MARET 2019 | 04:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dua unit heli jenis Bell dari Timika tiba di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3), pukul 15.00 WIT. Dua heli ini didatangkan untuk mengevakuasi tiga korban prajurit TNI yang gugur.

Namun sebelum mendarat, heli tersebut kembali mendapatkan serangan dari kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya.

Mendapat serangan, pasukan TNI membalas tembakan baik dari udara maupun dari darat, sehingga heli berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman.


Dalam keterangan resmi Puspen TNI, tiga orang prajurit TNI gugur sebagai kusuma bangsa saat baku tembak dengan KKSB di Distrik Mugi, Nduga pada Kamis pagi. Mereka adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto Bayu Aji.

Sementara dari pihak KKSB, prajurit TNI berhasil merampas lima pucuk senjata, ditemukan satu orang mayat (identitas dalam penyelidikan), dan diperkirakan setidaknya 7 sampai 10 orang anggota KKSB juga tewas namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh teman-temannya.

Baku tembak terjadi saat prajurit yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu di Nduga.

Pasukan TNI Satgas Gakkum kekuatan 25 orang yang baru tiba di Distrik Mugi, tiba-tiba mendapatkan serangan mendadak oleh sekitar 50 sampai 70 orang KKSB bersenjata campuran, baik senjata standar militer maupun senjata tradisional seperti panah dan tombak.

Pasukan TNI berusaha melakukan perlawanan sehingga berhasil menguasai keadaan, dan berhasil memukul mundur kelompok KKSB sampai menghilang ke dalam hutan belantara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya