Berita

Undangan Launching/Net

Politik

Bos Obor Rakyat Masuk Penjara Lagi, Ancaman Petugas Lapas Bukan Gertak Sambal

KAMIS, 07 MARET 2019 | 21:32 WIB | LAPORAN:

Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono akhirnya kembali mendekam dalam penjara. Sebelumnya, Setiyardi diultimatum petugas Lapas untuk tidak menerbitkan Obor Rakyat sebelum Pemilu April 2019.
<
"Hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya," demikian status Setiyardi di akun Facebooknya, Kamis (7/3).

Setiyardi menceritakan status tersebut dibuatnya dalam perjalanan masuk LP Cipinang. Setelah menulis status tersebut dia tidak bisa mengakses Facebook lagi.


Dua hari lalu, Selasa (5/3), Setiyardi didatangi pejabat Balai Pemasyarakatan yang mengawasinya selama berstatus bebas bersyarat di rumahnya. Atas perintah atasan, petugas itu meminta Setyardi menerbitkan Obor Rakyat setelah 8 Mei 2019 atau setelah Pemilu, jika tidak ingin bebas bersyaratnya dicabut.

Nama Setiyardi sempat jadi sorotan pada 2014 lalu. Dia dilaporkan bersama Darmawan, redaktur Obor Rakyat, atas tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Jokowi melalui tulisan di Obor Rakyat. Keduanya lantas dijatuhi hukuman pidana delapan bulan penjara. Pada awal Januari 2019 keduanya menerima bebas bersyarat.

Meski tak bisa hadir, Setiyardi mengatakan acara launching Obor Rakyat reborn akan tetap dilangsungkan besok di Gedung Joang.

"Insya Allah besok acara peluncuran Obor Rakyat tetap bisa berjalan. Saya berharap Obor ini terus menyala. Insya Allah redaksi akan terus bekerja, menerangi akal sehat kita semua," tulis Setyardi lagi.

Di grup-grup Whatsapp beredar undangan launching Obor Rakyat reborn. Dalam undangan nampak halaman muka Obor Rakyat yang siap beredar, antara lain berjudul "Habib Rizieq: Rezim Zalim Harus Tumbang" dan "Udang Di Balik Investasi Freeport".

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya