Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Kartu Sakti Jokowi Bukti Kegagalan Pembangunan

KAMIS, 07 MARET 2019 | 19:22 WIB | LAPORAN:

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memamerkan tiga kartu sakti ditengarai sebagai pengakuan pemerintah atas kegagalan proyek infrastruktur.

Direktur Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menjelaskan, Kartu Pra Kerja, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga jenjang kuliah berkaitan erat dengan proyek infrastruktur pemerintahan Jokowi yang belum mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Tiga kartu baru. Satu kartu pra pekerja, pengangguran nanti digaji. Itu menunjukkan bahwa ada kegagalan pembangunan infrasfruktur," katanya dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta, Kamis (7/3).


Diketahui, pada 27 Desember 2018 sampai 8 Januari 2019 lalu, SPIN melakukan survei terhadap 1.213 responden di seluruh Indonesia. Salah satu yang ditanyakan yakni terkait tiga hal yang paling dikhawatirkan masyarakat belakangan ini.

Hasilnya, persoalan lapangan kerja dan pengangguran menempati urutan teratas dengan 68 persen, disusul naiknya harga kebutuhan pokok 64 persen, serta korupsi 52 persen.

Berdasarkan survei itu, ditekankan Igor bahwa masyarakat menilai pemerintahan Jokowi lebih memilih pembangunan infrastruktur dibanding perbaikan ekonomi.

"Misalnya menciptakan lapangan pekerjaan menjadi stabilitas harga bahan pokok itu jauh lebih dominan jawabannya," pungkasn Igor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya