Berita

Romahurmuziy/Net

Politik

Soal HTI, Kader PPP Bela Romi Tidak Ada Yang Janggal

KAMIS, 07 MARET 2019 | 07:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pernyataan politisi PPP Romahurmuziy (Romi) tentang anggota kelompok ormas yang telah dibubarkan pemerintah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bernaung di kubu calon presiden Prabowo Subianto terus menuai kritik.

Teranyar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean meminta polisi untuk menangkap Romi karena diduga telah menyebarkan fitnah.

Saat bertemu dengan pengurus PCNU Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (5/3) malam, Romi mengatakan bahwa tidak ada pilihan lain bagi HTI, kecuali mendukung Prabowo. Sebab jika Jokowi yang terpilih lagi mereka tidak bisa berkembang di Indonesia. Romi juga mengatakan Islam garis keras termasuk HTI membangun narasi Prabowo merupakan pembela Islam.


Baca: Polisi, Segera Tangkap Romahurmuziy!

Bagi politisi PPP, Syaifullah Tamliha, pernyataan Romi tersebut tidak salah. Dia bahkan menilai tidak ada yang janggal dan mengandung unsur pidana dalam ucapan Romi.

“Sebab pernyataan tersebut sebagai sebuah analisis yang nyaris sesuai dengan fakta yang berkembang selama ini,” tegasnya.

Kepada kubu Prabowo, Syaifullah meminta agar membantah pernyataan Romi itu dengan menggunakan data yang akurat.

“Jadi beda antara analisis dengan fitnah. Kubu sebelah kan juga sering menganalisi kalau Pak Jokowi itu pro China dan sebagainya,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya