Berita

Diskusi Rabu Biru "Ekonomi Kreatif Apa Sudah Efektif?"/RMOL

Politik

Ini Resep Prabowo-Sandi Atasi Angka Pengangguran Tinggi

RABU, 06 MARET 2019 | 21:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim punya resep jitu mengatasi jumlah pengangguran yang membengkak di Indonesia.

Satu di antaranya adalah menumbuhkan industri kreatif Tanah Air. Juru Kampnye Nasional Prabowo-Sandiaga, Kawendara Lukistian, mengatakan, keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat adalah modal besar Indonesia untuk menghidupkan industri kreatif.

"Sumber ekonomi utama adalah kreativitas. Apapun itu, harus kreatif. Latar belakang Indonesia yang beragam menyadarkan kenapa kita menggagas gerakan ekonomi kreatif hingga level-level terendah," kata Kawendra dalam diskusi Rabu Biru "Ekonomi Kreatif Apa Sudah Efektif?" di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).


Kawendra mengatakan, ekonomi kreatif terbentuk dari inisiatif masyarakat sebagai wujud ekonomi partisipatif. Sayangnya, potensi besar di sektor ekonomi kreatif yang dimiliki Indonesia selama ini masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Gejala itu tampak dari minimnya ruang kreatif yang diciptakan pemerintah.

Menurut Kawendra, ruang-ruang kreatif saat ini hanya berpusat di kota-kota besar. Sementara kota-kota penyangga tidak memilikinya.

"Padahal di setiap gang dan lorong jalan ada potensi kreatif. Maukah pemerintah mengintervensi kebijakan agar ekonomi kreatif tumbuh bukan hanya dari rakyat, tapi kebijakan pemerintah juga harus sampai di situ," ucap pelaku usaha industri kreatif ini.

Dari kegelisahan itu, lanjut Kawendra, Prabowo-Sandi menyodorkan program One Kabupaten/Kota One Center For Entrepreneurship (OK OCE) sebagai pusat gerakan kewirausahaan di tiap-tiap kabupaten. Kawendra meyakini gerakan ini bisa menjadi solusi atas tingginya jumlah pengangguran di Indonesia.

"Kenapa Prabowo-Sandi mengkedepankan OK OCE? Karena konkret sudah menyentuh kabupaten dan kota. Bahkan di Jakarta juga sudah sampai kecamatan. Bayangkan, di setiap kecamatan akan ada pusat kewirausahaan yang terkoneksi dengan OK OCE di kabupaten kota," jelasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya