Berita

Wiratno (berbaju putih)/RMOL

Politik

Mengapa Status Cagar Alam Papandayan Dan Kamojang Berubah?

RABU, 06 MARET 2019 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Potensi panas bumi (geothermal) di kawasan pegunungan Papandayan dan Kamojang sangatlah besar.

Hal ini pula yang melatari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengubah status kawasan tersebut dari cagar alam menjadi Taman Wisata Alam.

Direktur Jenderal Konservasi Alam Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Kementerian LHK, Wiratno menjelaskan, pengembangan geothermal ini telah menjadi salah satu proyek strategis pembangunan energi listrik nasional. Hanya saja, lanjut Wiratno, perluasaannya tidak terlalu besar.


"Perubahan fungsinya kan sekitar 2000 hektare sama seribu hektare sekian. Jadi itu sekitar 20 sampai 30 persen dari kawasan itu," ujar Wiratno di kantornya, Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (6/3).

Menurutnya, menutup penambangan geothermal yang sudah ada sejak 1974 di wilayah pegunungan tersebut tidaklah mudah. Meski begitu, masih kata dia, pihaknya akan melakukan kajian ulang terkait SK dan luasan wilayah yang akan dipakai penambangan geothermal.

"Ada geothermal harus ada solusi, emang cagar alam tidak bisa direstorasi kalau rusak. Makanya kami mengusulkan tidak seluas itu," terang Wiratno.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya