Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Tokoh Tionghoa Geram Aksi Kamisan Nyanyikan Lirik Mars ABRI Yang Diubah

RABU, 06 MARET 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN:

. Sejak beberapa hari belakangan ini beredar video di grup WA tentang seorang yang mengaku aktivis 98 bernama Robertus Robert menyanyikan lagu Mars ABRI (sekarang TNI) dengan mengubah liriknya.

Peristiwa itu terjadi saat unjukrasa Kamisan di depan Istana Negara pada 28 Februari 2019.

Di depan peserta unjukrasa itu, Robert menyanyikan lagu mars tersebut yang liriknya ia ubah menjadi sebagai berikut:
Angkatan bersenjata Republik Indonesia

Angkatan bersenjata Republik Indonesia
Tidak berguna
Bubarkan saja
Diganti Menwa
Kalau perlu diganti pramuka

Naik bis kota tak pernah bayar
Apalagi makan di warung Tegal


"Lanjutannya terlalu sensitif," ucap tokoh masyarakat Tionghoa Lieus Sungkharisma.

Ia menyesalkan gubahan Mars ABRI itu mengingat Robertus diketahuinya seorang dosen yang bergelar doktor.

"Tidak sepatutnya dia melakukan itu. Sebab, meski Angkatan bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu sekarang sudah tidak ada dan diganti dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), tapi semua orang tau lagu itu adalah lagu mars Tentara Indonesia,” ujar Lieus.

Lieus menduga Robert semata ingin terkenal dengan menyanyikan lirik seperti itu.

"Mengubah lirik lagu mars ABRI itu dengan kata-kata yang melecehkan dan menghinakan Korps TNI. Kalau itu niatnya, norak sekali caranya,” tegas Lieus.

Oleh karena itu, Lieus meminta TNI tidak boleh tinggal diam. TNI harus bertindak tegas terhadap upaya-upaya pelecehan seperti itu.

“TNI harus mengambil sikap tegas dan menuntut pertanggungjawaban atas setiap penghinaan dan perendahan martabat Koprs yang dilakukan baik oleh pribadi maupun kelompok di masyarakat,” ujar Lieus.

Sebab, menurut Lieus, apapun alasannya tak ada satu orang pun di negeri ini yang boleh menghina institusi negara, apalagi TNI.

“Tanpa tentara, apa jadinya negara ini? Kok bisa-bisanya Robertus bilang ABRI/TNI tak berguna dan diganti saja dengan Pramuka? Bahkan menuduh naik bus kota dan makan di warung tegal tidak bayar? Apa ini tidak merendahkan dan menghina?” ujar Lieus geram.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya