Berita

Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Hidayat: Tiga Kartu Sakti Jokowi Mestinya Tuntas Dari 2015

SENIN, 04 MARET 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberpihakan calon presiden petahana, Jokowi terhadap rakyat dipertanyakan melalui program tiga kartu sakti baru yang belakangan ini digembar-gemborkan dalam kampanyenya. 

Tiga kartu sakti dimaksud kartu Indonesia Pintar untuk kuliah, kartu pra kerja, dan kartu sembako murah.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) heran program tiga kartu sakti itu baru diumbar sekarang.  


"Jadi gini, kalau Jokowi memang betul-betul komitmennya untuk berpihak kepada rakyat banyak harusnya tiga kartu ini sudah ada sejak 2015, kenapa baru muncul 2019 jelang Pilpres?” ujar Hidayat saat ditemui di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (4/3).
 
Menurut Hidayat, program-progam bantuan sosial mestinya diselesaikan Jokowi sewaktu menjadi presiden.

"Seharusnya kan ini sudah terkelola dalam anggaran 2015 sehingga saat ini sudah menikmati hasil kinerjanya,” terang politisi senior PKS tersebut.

Apalagi ia melihat pembagian-pembagian bantuan pemerintah di lapangan melibatkan banyak ASN.

"Kalau memang kinerja beliau bagus, mungkin beliau sekarang nggak repot-repot turun ke daerah bagi beras kemudian melibatkan ASN di lapangan, dikerahkan atau bahkan dengan menggunakan fasilitas negara,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya