Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Politik

Sandiaga Pastikan Demokrat Tetap Solid Di Koalisi Adil Makmur

MINGGU, 03 MARET 2019 | 14:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menepis penafsiran miring terkait pidato Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jumat malam (1/2) lalu.

Sandi memastikan, Partai Demokrat akan tetap berada di barisan pendukung pasangan Prabowo-Sandi bersama dengan partai politik lain yang tergabung dalam Koalisi Adil Makmur.

"Saya baru bertemu bertemu AHY minggu lalu, terus saya WA-an cukup intens dengan beliau dan memang beliau menyampaikan untuk Prabowo Sandi kuat, Demokrat juga harus kuat dan saya sepakat," ujar Sandi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (3/3).


Tak hanya dengan AHY, ia juga telah berkomunikasi dengan kader-kader Partai Demokrat yang lain. Bahkan, lanjut Sandi, dalam sejumlah kesempatan kampanye ke daerah, dirinya didampingi oleh kader partai berlambang mercy itu.

"Kemarin di Majalengka saya di kegiatan dengan Partai Demokrat ada tiga atau empat titik kunjungan bersama kader Demokrat. Saya laporkan ke Mas AHY. Mas AHY sampaikan, ‘Mas kita harus bersinergi dan kita terus memastikan hubungan antara Partai Demokrat dan koalisi Adil Makmur terus langgeng.' Demokrat harus kuat, parpol lain harus kuat karena Prabowo Sandi harus didukung koalisi yang kuat juga," tuturnya.

Jadi kesimpulannya, tegas Sandi, Partai Demokrat bersama PKS, PAN, Gerindra, dan Berkarya semakin solid jelang hari pencoblosan.

"Kita dari pertama sepakat bahwa Demokrat ada di koalisi Indonesia Adil makmur.  Kita fokus saja, saya yakin kalau kita fokus 45 hari ke depan momentum ada di kita, sentimen positif ada di Prabowo Sandi," tandas Sandi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya