Syamsuddin Haris dan Lucius Karus/Jenggala Center
Syamsuddin Haris dan Lucius Karus/Jenggala Center
"Pendidikan politik untuk 2019 ini sudah tidak memungkinkan. Yang bisa kita lakukan membatasi hoax," kata pengamat politik LIPI Syamsuddin Haris dalam diskusi publik bertajuk Hak Konstitusional Pemilih dalam Negara Demokratis, Kamis (28/2). Diskusi ini dipimpin Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab.
Pembicara lainnya, peneliti FORMAPPI Lucius Karus memperingatkan Pemilu serentak 2019 berpotensi kacau. Indikasinya bisa dilihat dengan adanya warga negara asing kecolongan masuk daftar pemilih tetap (DPT) juga anak-anak muda genap berusia 17 tahun pada 17 April nanti tapi tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT).
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Kamis, 09 April 2026 | 16:15
Kamis, 09 April 2026 | 15:56
Kamis, 09 April 2026 | 15:41
Kamis, 09 April 2026 | 15:33
Kamis, 09 April 2026 | 15:21
Kamis, 09 April 2026 | 15:19
Kamis, 09 April 2026 | 15:08
Kamis, 09 April 2026 | 15:01
Kamis, 09 April 2026 | 14:37
Kamis, 09 April 2026 | 14:30