Berita

KH Lutfi Hakim/Net

Nusantara

FBR Bantah Sudah Diajak Komunikasi PKS

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 15:21 WIB | LAPORAN:

RMOL Ketua Umum DPW DKI Jakarta Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syakir Purnomo mengatakan sudah berkomunikasi dengan Forum Betawi Rempug (FBR).

Namun hal ini dibantah Ketua Umum FBR, KH Lutfi Hakim.

“Hoax, sebab belum ada yang komunikasi, tegas Lutfi di Jakarta.


Lutfi lantas buka-bukaan alasan menolak cawagub DKI dari PKS. Dilatari pengalaman Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Sebanyak 4.820 anggota FBR ketika itu, kata Lutfi, dimasukan sebagai saksi luar pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno secara resmi di bawah komando ketua timsesnya.

Namun setelah kemenangan berhasil diraih pasangan tersebut, dukungan FBR malah dilupakan.

"Namanya daun salam hanya jadi penyedap dalam sayuran, kemudian daunnya dibuang setelah sayurnya matang. Padahal seluruh anggota FBR disiapkan untuk memenangkan Anies Sandi, kala itu yang kami mulai dari Jakarta Utara," ungkit Lutfi.

Lutfi menegaskan, kali ini pihaknya tidak ingin kecolongan dalam proses pengisian kursi DKI II pengganti Sandiaga Uno. Apalagi kata dia, warga Betawi belum mengetahui sosok Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu yang disebut-sebut sebagai calon dari PKS.

"Kita kagak kenal dua sosok itu, saya nggak mau warga DKI seperti membeli kucing di dalam karung," ucapnya.

Selain itu lanjut Lutfi, proses pergantian wagub bukan hanya dilakukan dari meja legislatif, tapi juga disaksikan seluruh warga DKI Jakarta dan Indonesia.

"Kami merasa seluruh orang Jakarta juga menginginkan hal yang sama, Siapa dia? bagaimana rekam jejaknya? FBR yang setiap hari ada ditengah masyarakat mendengar keluhan warga. Silakan ditanya ke bawah," tandasnya. ***


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya