Berita

Maruarar Sirait dan Lok Budianto/Net

Olahraga

Ketua SC Dan PWC Akan Kawal Transparansi Piala Presiden 2019

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 08:09 WIB | LAPORAN:

Piala Presiden akan kembali digelar. Piala Presiden 2019 ini merupakan Piala Presiden yang keempat.

Ketua SC Piala Presiden 2019, Maruarar Sirait mengatakan bahwa arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan penyelanggaran turnamen ini sama dengan arahan pada Piala Presiden sebelumnya. Ada lima arahan Presiden Jokowi tersebut.

Pertama, jelas Maruarar, keuangan Piala Presiden harus tansparan dan sebagaimana turnamen sebelumnya, pada menit ke-75 setiap pertandingan harus diumumkan hasil penjualan tiket. Piala Presiden pun tidak boleh menggunakan anggaran negara, termasuk anggaran dari BUMN.


Kedua, turnamen harus berjalan fairplay dan tanpa pengaturan skor. Karena itu, sistem pengawasan akan dilakukan secara ketat dan mendalam.

Ketiga, menjadikan sepakbola sebagai industri. Karena itu, semua pemain, pelatih, manajer, suporter hingga sponsor harus menjadi sebuah sistem dan satu kesatuan. Satu sama lain harus saling bersinergi dan saling mendukung.

Keempat, masih kata Maruarar, turnamen Piala Presiden harus bisa meningkatkan ekonomi kerakyatan. Karena itu, para pedagang kaki lima dan asongan di sekitar arena pertandingan bola harus benar-benar menerima manfaatnya. Termasuk juga hotel dan transportasi sehingga perekenomian bergerak.

"Kelima, harus ada pembinaan prestasi. Harus lahir bibit-bibit unggul yang bagus yang nantinya akan terbentuk menjadi timnas Indonesia," kata Maruarar, yang didampingi perwakilan  PricewaterhouseCoopers (PWC) dan perwakilan organizing committee (OC) Pieter Tanuri dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Rabu malam (27/2).

Demi mengawal transparansi tersebut, Piala Presiden ini juga menggandeng PWC yang merupakan lembaga auditor internasional. Maruarar mengingatkan bahwa Piala Presiden 2019 harus tetap menjaga kepercayaan publik.

Perwakilan PWC, Lok Budianto mengatakan bahwa komitmen transparansi Piala Presiden ini mendapat dukungan yang kuat dari Presiden Jokowo dan Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait. PWC pun memastikan akan membangun kepercayaan masyarakat.

"Kita akan audit dengan jelas. Misalnya dengan menggunakan satu account sehingga jelas pemauskan dan pengeluaran. Kita akan memastikan juga tidak ada pelanggaran," demikian Lo Budianto.***


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya