Berita

Ketua DPD Oesman Sapta Odang menerima cinderamata dari pejabat Russian Railways Alexander Mikharin didampingi Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva/RMOL

Nusantara

Ketua DPD Dorong Transportasi Kereta Api Segera Terwujud Di Kalimantan

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 21:34 WIB | LAPORAN:

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang mendukung rencana investasi Rusia dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kereta api di Pulau Kalimantan.

Hal itu terungkap saat menerima delegasi Rusia yang dipimpin Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva di Ruang Delegasi, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (27/2).

"Kereta api sangat dibutuhkan di Kalimantan sebagai moda transportasi yang cepat dan murah. Rusia sangat tertarik berinvestasi membangun infrastruktur kereta api terutama di Kalimantan baik dalam membuat infrastruktur jalur kereta, lokomotif, gerbong kereta dan sarana prasarana pendukung terwujudnya transportasi kereta api. Kalimantan ini sangat luas dan transportasi murah sekaligus cepat sangat dirindukan oleh masyarakat," jelas Oesman Sapta.


Menurutnya, langkah terdekat, DPD akan memfasilitasi pertemuan antara pihak terkait seperti gubernur Kalimantan Timur, gubernur Kalimantan Tengah dan gubernur Kalimantan Barat serta kementerian selaku perwakilan pemerintah sebagai regulator untuk melakukan pertemuan dengan Russia Railways.

Pertemuan guna membicarakan peluang investasi antara Indonesia dan Rusia di bidang kereta api dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur transportasi khususnya di Kalimantan.

First Deputy CEO OJSC Russian Railways Alexander Mikharin mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh DPD, bahkan DPD sebagai perwakilan daerah langsung merespon dengan cepat rencana investasi kereta api dengan langsung berinisiatif memfasilitasi pertemuan dengan semua stakeholder terkait kerja sama investasi Indonesia dan Rusia.

"Kami melihat banyak dukungan dan minat untuk membantu dan terwujudnya proyek kereta api di Indonesia. Rusia Railways sudah melakukan banyak pengembangan industri kereta api di berbagai," jelas Mikharin.

Menurut Mikharin, negaranya tidak sabar menantikan kerja sama pengembangan industri perkeretaapian di Indonesia terutama Kalimantan. Selain penting juga dari segi perundang-undangan, pembebasan lahan dan semua aspek yang mendukung percepatan investasi dan pembangunan infrastruktur.

"Kami menghargai respon cepat DPD RI dengan langsung memfasilitasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait rencana investasi ini," jelasnya.

Selain memfasilitasi pertemuan tersebut, Oesman Sapta juga memberikan dukungan penuh dan meminta keseriusan dari pihak Rusia agar mempercepat realisasi investasi pembangunan proyek kereta api di Kalimantan.

"Sangat mendukung, saya sangat mendukung dan akan mengawal agar segera terwujud pembangunan investasi transportasi kereta api di Kalimantan. Saya juga meminta pihak Rusia serius dan jangan lambat untuk segera merealisasikan investasi ini dengan menggandeng mitra kerja lokal. selain itu investasi ini akan menyerap banyak tenaga kerja dan menghidupkan ekonomi daerah dan percepatan jalur distribusi manusia dan barang," pungkas Oesman Sapta. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya