Berita

Pasangan capres Jokowi-Maruf/Net

Politik

Pengamat: Khittah NU Bukan Di Politik

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 19:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor Jawa Timur Choirul Anam mengungkapkan bahwa posisi Nahdlatul Ulama yang melemah saat ini karena calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil Rais Am PBNU KH Maruf Amin sebagai pendampingnya.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai bahwa kritik Cak Anam itu sejatinya mengingatkan agar NU kembali ke khittahnya sebagai organisasi sosial keagamaan.

"Ini mengisyaratkan bahwa NU harus kembali ke khittahnya. Karena khittahnya NU bukan di politik," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/2).


Menurutnya, selama ini NU secara keorganisasian telah terjun ke politik. Dipilihnya Kiai Maruf sebagai calon wapres secara otomatis membawa warga Nahdliyin untuk mendukung Jokowi-Maruf.

"Secara automatically demikian. Teman-teman NU akan mendukung Maruf Amin karena beliau sebagai rais am, gurunya, kiainya, ustaznya," jelas Adi.

Kendati ada juga yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetapi Adi melihat dukungan kepada Kiai Maruf lebih vulgar.

"Politik itu partisan. Tapi kalau NU menjadi partisan maka siap-siap di-bully oleh publik," katanya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya