Berita

Prabowo Subianto bersama ulama di Madura/Net

Politik

Di Hadapan Ulama, Prabowo Kembali Janji Akan Jemput Habib Rizieq

RABU, 27 FEBRUARI 2019 | 11:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan bahwa setelah dirinya memenangkan Pilpres 2019, maka dia akan membawa kembali Imam Besar FPI M. Rizieq Shihab ke Indonesia dari tanah suci Mekah.

Prabowo menjelaskan, bahwa Habib Rizieq telah difitnah dan dizalimi oleh pihak pihak tertentu yang tidak menyukainya.

Hal ini disampaikan Prabowo saat berkunjung dan bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba'ul Ulum Raden Kiai Haji Mohammad Tohir Zain beserta para ulama, santri dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba'ul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (27/2) malam.


"Dalam ijtima yang kedua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Shihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dizalimi," tegas Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/2).

Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu juga menegaskan bahwa selain ulama, dirinya juga akan membela dan membebaskan para tokoh masyarakat serta para emak-emak yang dipenjara akibat praktik persekusi dan dizalimi oleh pihak tertentu.

"Semua ulama yang dizalimi, semua ulama yang dipersekusi akan kita bela akan kita bebaskan. Emak-emak yang ditahan juga akan kita bela akan kita bebaskan," ungkapnya.

Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa kedatangannya ke Ponpes Mamba'ul Ulum ini bukan untuk melakukan kampanye, melainkan untuk memohon doa restu agar perjuangannya menciptakan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud.

"Jadi saya ke sini tidak minta dukungan, tetapi di dalam hati saya berharap dukungan. Boleh dong. Mudah-mudahan harapan tidak dilarang di Indonesia. Saya datang minta doa kepada ulama kepada kiai, para habaib para ustaz dan ustazah kita dan para santri dan santriwati saya mohon doanya," tandasnya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya