Berita

Foto: Marinir TNI AL

Pertahanan

Marinir Ikut Latihan Bersama 2019 Di Pakistan

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 10:38 WIB | LAPORAN:

TNI AL mengirim satu tim dari Korps Marinir untuk mengikuti latihan bersama (latma) Angkatan Laut Multinasional Aman 2019 di Karachi, Pakistan.

Latma Aman 2019 ini merupakan latihan pertama yang diikuti oleh Marinir TNI AL.  

Latma Aman 2019 berlangsung selama lima hari, digawangi oleh AL Pakistan. Latihan dengan moto “Unity for Peace” ini dibuka di Aquatic Club PN Dockyard Karachi, Pakistan, awal Februari lalu.


Satu tim Marinir TNI AL dipimpin Mayor Mar Aristoyuda, yang sehari-harinya menjabat sebagai Pabandyalat Sops Korps Marinir. Latihan ini diikuti  46 negara. Latihan dibuka oleh Wakil Komandan Armada Pakistan Laksamana Amjad Khan Niazi.

Dalam pidatonya,  Wakil Komandan Armada Pakistan menjelaskan bahwa Aman  yang berarti perdamaian, adalah langkah untuk meningkatkan kerja sama di antara seluruh negara.

Menurutnya, keamanan maritim sangat penting untuk keamanan nasional dan menjaga rute maritim sangat penting bagi perekonomian.
Negara yang mengikuti latihan di antaranya Indonesia, Nigeria, Maldives, Perancis, Mesir, China, Brunei Darussalam, Australia, Oman, Palestina, Polandia, Uni Emirat Arab, Sri Lanka, Thailand, Turki, Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat.

Salah satu bentuk latihan adalah taktik dan teknik ship boarding operation.  Dalam latihan ini, TNI AL menerjunkan prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Marinir.

Selama latihan bersama ini, prajurit AL dari negara peserta melaksanakan berbagai materi. Antara lain TTX MIO, Airborne Operations and CT Operations, Small Arms Firing, Advanced Markmanship Drill, Close Quarter Battle, Force Protection Exercise, Anti Piracy Demo, Vehicle/Personnel Search, IED Handling serta Detection and CM Against Suicide Bombers.

Pada intinya, Latma Aman rutin digelar dua tahunan oleh AL Pakistan sejak tahun 2007. [wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya