Berita

Foto:RMOL

Politik

PILPRES 2019

H-50 Pencoblosan, BPN Prabowo-Sandi Kembali Serukan Gerakan Kawal TPS

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 17:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi kembali menyerukan kepada seluruh relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal itu diungkapkan Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi, Betty Nubeiti di sela-sela diskusi publik bertajuk "Menginventarisir Potensi Kecurangan di Pilpres 2019" di Media Center Prabowo-Sandi, Kebyoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/2).

Betty mengatakan, menjelang 50 hari pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang, perlu melibatkan semua pihak khususnya BPN Prabowo-Sandi, relawan dan pendukung untuk bersama mengawal TPS.


"Sekarang kita tinggal bagaimana mengawasi gerakan masyarakat kawal TPS," kata Betty.

Dia juga sempat menyinggung dugaan 31 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sempat menghebohkan mewarnai gelaran Pemilu tahun ini.

Karenanya, lanjut Betty, dia menghimbau masyarakat agar melek tentang aturan Pemilu dan tidak ragu untuk melapor.

"Kalau misalnya masyarakat mengalami tekanan kan itu ada aturannya UU 7/2017 Pemilu. Masyarakat harus melek," tutur Betty.

Sebab, dugaan 31 juta DPT ganda masih menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait dugaan terhadap potensi kecurangan yang akan terjadi pada 17 April mendatang.

"Masih ada dibenak saya tuh tergelitik yang masih terindikasi ada NIK tidak wajar, NIK ganda, nama tidak wajar, alamat tidak ditemukan, itu baru 12 juta sekian lalu 19 juta sekian itu diapakan? Itu bukan angka yang sedikit loh 12 juta, 19 juta. Ini masalah," demikian Betty.

Hadir narasumber lain, mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah, Jubir BPN Prabowo-Sandi Pipin Sopian dan Caleg Gerindra Eka Gumilar sebagai moderator. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya