Berita

Nusantara

RS Jiwa Pekanbaru & Bangli Siap Tampung Caleg Stres

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 09:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru siap menampung caleg stres atau gila akibat kalah Pemilu 2019.

Kesiapan Rumah Sakit (RS) Jiwa Pekan Baru menampung caleg gila atau mengalami gang­guan jiwa ini disampaikan Dirut Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Provinsi Riau, Hasneli Juwita, kemarin.

"Kalau kami ya siap saja tampung, apalagi dari fasilitas kita di RSJ sekarang sudah cukupbagus dan lengkap ada Poli yang lengkap dan pelayanan lainnya," ujar Hasneli.


Karena sebagai tugas melayani, RSJ akan melayani siapapun yang datang berobat. Sehingga tidak hanya fokus untuk persiapan menghadapi caleg saja. "Jadi tidak hanya fokus untuk caleg saja, namun semua masyarakat akan kami layani," jelas Hasneli.

Hasneli mengatakan, pada saat pemeriksaan tes kejiwaan caleg lalu, RSJ sudah melayani 6000 caleg. "Kita sudah bukti­kan bisa memeriksa 6000 lebih caleg pada saat tes kejiwaan dulu," jelas Hasneli.

Hasneli menambahkan, pe­layanan di RSJ Tampan 24 jam sehingga siapapun dan kapanpun yang mau berobat bisa dilayani dengan baik. "Silakan datang dan pelayanan kami juga akan siap," ujarnya.

Dijelaskan, kapasitas RSJ Tampan adalah 250 tempat ti­dur. Tapi, untuk jumlah pasien saat ini mencapai 300 pasien. Sehingga masih banyak pasien terlantar yang tidak memiliki ke­luarga dirawat di RSJ Tampan.

"Memang terjadi overload karena adanya beberapa pasien tidak memiliki keluarga kita tampung. Tapi, sebagian sudah dikirim ke panti sosial orang gila, "jelasnya.

Sedangkan jumlah pasien rawat jalan, menurut Hasneli, sehari-harinya mencapai 100 pasien. Tapi, dia mengakui, memang dis­aat pelaksanaan Pemilu biasanya ada peningkatan konsultasi atau­pun pasien rawat jalan. "Cuma tidak signifikan juga peningka­tannya," ujar Hasneli.

Sebelumnya, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli, Bali, membuka pe­layanan perawatan bagi caleg stres karenma kalah Pileg 2019.

Direktur RSJ Bangli IDewa Gede Basudewa mengungkapkan, saat ini ada sekitar 100 kamar di RSJ yang masih kosong dan bisa gunakan bagi caleg stres.

Dia mengatakan, biasanya caleg mengalami stres karenatak kuat menghadapi kenyataan. Caleg itu tak terima gagal, apalagi banyak harta dan waktu telah dipertaruhkan.

Biasanya, kata Basudewa, ada tiga gejala stres ditunjuk­kan caleg yang gagal. Pertama, gejala tampak atau positif den­gan ciri mudah marah, memaki, merusak, mengancam, bahkan mencari kesalahan pada orang lain atau lingkungannya.

"Itu salah satu manivestasi yang dirasakan akibat ingin jadi seorang pemenang pemilu atau caleg gagal," kata Basudewa seperti dikutif dari kumparan NEWS.

Kedua, gejala tak tampak atau negatif. Biasanya, ditandai dengan mengasingkan diri dari orang lain, pendiam, merasa sendiri, merasa tidak berharga, hingga merasa malu. Kemudian merasa ditinggalkan, dibohongi, tidak mau makan, minum, ogah mandi, sedih, dan terakhir dia bisa bunuh diri.

Ketiga, gejala stres akut yang dimulai dengan berbicara send­iri. "Jadi gangguan berat mulai ngomong sendiri, bisa ketawa sendiri, bisa telanjang di jalan, bisa lupa. Ini gangguan jiwa be­rat yang akan dibawa ke RSJ," paparnya.

Untuk pemulihan caleg stres, kata Basudewa, biasanya dibu­tuhkan waktu 14 hingga 42 hari. Perawatan mulai dari pemberian obat medis hingga terapi.

Saat ini, RSJ Bangli memiliki 400 tempat tidur dengan layanan berbeda. Yakni, 300 tempat tidur untuk layanan kelas IIIdan 50 tem­pat tidur layanan kelas II, 25 kelas VIP, dan 25 kelas VVIP. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya