Berita

Capres Prabowo Subianto/Net

Politik

Jebakan Unicorn, Prabowo Menjawab Elegan

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 03:16 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mampu keluar dari jebakan pertanyaan rivalnya Joko Widodo di Debat Pilpres 2019 putaran dua.

Mantan aktivis HMI Ciputat Hadi Saiful Rizal mengatakan, dalam salah satu sesi debat, Jokowi memberikan pertanyaan kepada Prabowo berkaitan dengan rencana Prabowo membangun sistem unicorn di Indonesia

Dengan pertanyaan itu, Prabowo sebelum menjawab, sejenak tampak sempat loading dan meminta klarifikasi ke Jokowi.


"Maksud bapak unicorn  itu yang online-online itu?, Jokowi kemudian merespon dengan mengangguk-ngangguk, sambil sedikit menyunggingkan isyarat bibir khasnya.

"Mungkin maksud Jokowi, dengan pertanyaan itu Prabowo tidak akan faham dengan pertanyaan yang agak masuk poin era digitalisasi bisnis. Namun jebakan pertanyaan itu, ternyata cukup bisa dilahap dengan baik oleh Prabowo. Ini tanda awal bahwa Prabowo tidak segaptek yang disangkakan," kata Hadi.

Hadi melihat, Prabowo bisa memaparkan bahwa ke depan unicorn akan dikembangkan semakin baik dari sisu regulasi dan perizinan yang akan semakin diperbaiki dan ditingkatkan.

Namun inti poin dalam digitalisasi perkembangan bisnis unicorn Prabowo menilai, ada celah di mana zaman E-Commerce berpotensi melarikan uang transaksi ke luar negeri sehingga harus dianalisa kebijakan regulasinya ke depan.

Prabowo menyebut, unicorn pada akhirnya digitalisasi uang sebagai alat tukar transaksi bisnis atau perdagangan akan bisa jadi lebih cepat.

"Sehingga uang-uang transaksi dengan unicorn asing akan berakibat tertahan di luar negeri. Dan kita kesulitan mendatang uang di dalam negeri," jelas Hadi kepada redaksi, Senin (18/2). [wah] 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya