Siti Hardiyanti Rukmana/Partai Berkarya
Para petani tembakau mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk. Saat panen raya, harga pun anjlok. Alih-alih untung, mereka justru nombok.
Bagaimana tidak, harga tembakau di Desa Kemloko Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung anjlok. Dari biasanya Rp 50-60 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 15-25 ribu per kg. Bahkan ada juga yang belum laku.
Hal inilah yang dikeluhkan mereka kepada Siti Hardiyanti Rukmana atau populer disapa Mbak Tutut Soeharto dalam acara silaturahmi di kawasan lereng Gunung Sumbing, Dusun Bangsulan, Kemloko, Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (16/2).
"Saat panen harapannya dapat untung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, eh ndak tahunya malah tombok. Ndak tahu, kenapa pabrik ndak mau beli,†kata Zulifah (36), salah seorang petani tembakau yang hadir.
Mendengar hal itu, Mbak Tutut mengaku prihatin karena selama ini Temanggung dikenal sebagai salah satu sentra pertanian tembakau.
"Tembakau Temanggung terkenal hingga ke seluruh dunia. Karena merupakan penghasil tembakau terbaik. Daunnya besar dan tahan terhadap hama. Tapi, melihat kondisi seperti sekarang ini saya jadi sedih," tutur Mbak Tutut seperti dikutip dalam keterangan tertulis, siang ini (Minggu, 17/2).
Hadir pula bersama Siti Hutami Endang Adiningsih ata Mamiek Soeharto dan Retnosari Widowati Harjojudanto (Eno Sigit).
Keluhan petani tembakau lainnya, Mat Rozaki tentang harga tembakau yang masih tinggi terakhir tahun 2011. Namun mulai 2012 sudah turun dan anjlok pada 2019 ini.
"Ndak tahu alasannya apa. Sekarang anjlok," ucapnya.
Mbak Tutut berkomitmen jika caleg-caleg Partai Berkarya nanti terpilih dan duduk sebagai legislatif, maka nasib petani Temanggung harus diperjuangkan.
Dalam kesempatan itu Mbak Tutut menyerahkan bantuan pupuk. Mbak Tutut juga menyampaikan rencana mendirikan demplot (Demonstration Plot) pertanian sebagai percontohan bagi masyarakat.
"Ingat bagi caleg-caleg Partai Berkarya, kalau nanti jadi, akan saya awasi. Perjuangkan kesejahteraan masyarakat," tegas putri mantan Presiden Soeharto ini.
Menurut Mbak Tutut, mesti dilakukan upaya pendampingan pada petani. Sehingga kehadiran Partai Berkarya benar-benar dirasakan bermanfaat bagi masyarakat.
[wid]