Berita

Pramono U Tanthowi/Net

Politik

KPU Bikin Perubahan Format Di Debat Capres Kedua, Apa Saja

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat beberapa perubahan dalam debat Pilpres 2019 putaran kedua pada malam ini (Minggu, 17/2) di Hotel Sultan, Jakarta.

Komisioner KPU, Pramono U. Tanthowi menegaskan, debat kedua hanya akan melibatkan antar capres, bukan berpasangan dengan cawapres masing-masing.

Selain itu tidak ada lagi daftar pertanyaan atau kisi-kisi kepada masing-masing peserta.


Perbedaan lainnya dari penentuan panelis.

"Semua panelis ditentukan oleh KPU," ujar Pramono di Jakarta, sesaat lalu.  

Debat kedua Pilpres ini dibagi dalam enam segmen. Pada segmen keempat diisi debat eksploratif atau free flow. Segmen ini membahas suatu masalah yang digambarkan melalui tayangan singkat video berdurasi 30-60 detik.

Dalam acara debat kedua, masih kata Pramono, tidak ada lagi barisan pendukung yang duduk di belakang kandidat.

Pramono pun mengajak masyarakat untuk menyaksikan kedua kandidat capres berdebat pada malam ini.

"Mudah-mudahan berlangsung lebih menarik," harapnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya