Berita

Wakil Menteri Luar Negeri, A.M Fachir dan Ketua KPU, Arief Budiman/RMOL

Politik

Luar Negeri Duluan Nyoblos, Tapi Jadwal Hitung Suara Tetap Di 17 April 2019

MINGGU, 17 FEBRUARI 2019 | 11:46 WIB | LAPORAN:

Meskipun Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 akan lebih dahulu mulai di luar negeri, tetap penghitungan suara dilakukan bersama pada 17 April nanti.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman saat konferensi persa bersama Wakil Menteri Luar Negeri, A.M Fachir di Gudang logistik KPU Komplek Pergudangan Zoodia, Jl. Husein Sastranegara No.1 Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2).

"Kita punya early voting. Jadi dia yang di luar negeri punya memilih lebih awal, kita sediakan durasi waktunya selama satu minggu mulai tanggal 8-14 April," terang Arief.


Arief mengaku tidak ingat persis jadwal masing-masing perwakilan RI di luar negeri menyelenggarakan pencoblosan. Namun, lanjut dia, dominasi penyelenggaraan antara tanggal 12-13 April.

"Paling awal seingat saya ada yang tanggal 12 April tapi dominasinya lebih banyak yang menyelenggarakan di tanggal 12-13," kata Arief.

Perhitungan akan dilakukan di kantor perwakilan RI negara masing-masing, bersamaan dengan di dalam negeri.

"Jadi walaupun pemungutan suaranya lebih awal tapi penghitungan suaranya dilaksanakan bersamaan dengan dalam negeri tanggal 17 April," ujar Arief.

Pengiriman surat suara ke luar negeri berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di luar negeri sebanyak 2.058.191. Namun karena adanya pemilu DPR, surat suara ditambah 2 persen.

"Jadi kalau di total 4 juta sekian ditambah 2 persen jadi sekitar 4,5 juta lah di 130 negara," hitungnya.[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya